Warganet Geram, Nilai BPBD Makassar “Buruk” ‘Mengizinkan’ Toko Bintang Buka Saat PSBB

  • Whatsapp
TK Bintang, Grosiran Asesorir Hp

Kartumerahnews.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Rusli dinilai lebih mementingkan HP daripada nyawa manusia

Pasalnya, BPBD mengecualikan hanya Toko Bintang sebagai toko non pangan berjualan pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar

Padahal Toko Bintang tersebut tidak termasuk dalam pengecualian usaha yang boleh beroperasi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Akan tetapi Kepala BPBD Makassar berdalih, surat yang dikeluarkan pihaknya tanggal 23 April 2020 dengan nomor 360/Covid-19/IV/2020, Toko Bintang dinilai penting, karena itu bagian dari kebutuhan utama masyarakat.

“Jadi kemarin dia kemukakan bahwa ini kan elektronik jadi kalau HP’ta rusak atau apalah dan butuh’ki anu (Sparepart HP). Saya bilang Oh betul juga, karena ini kan telekomunikasi,” kata Muhammad Rusli seperti yang dikutip Makassartoday.com, Sabtu (25/4/2020)

Toko Bintang yang menjual aksesoris handphone adalah termasuk salah toko yang tidak bisa diberikan izin operasi

Hal tersebut mengacu pada Perwali PSBB Makassar. Hanya saja, Rusli tetap memberikan pengecualian.

“Karena saya tahu situasi begini, bayangkan kalau semua komunikasimu hilang. Kau mau lari kemana kira-kira. Kalau misalnya rusak HPmu dan apamu, intinya telekomunikasikan dan informasi kalau HP rusak?” katanya

Atas pernyataan Kepala BPBD Makassar ini, beberapa warganet merasa geram.

“Ternyata ini bekingna, masjid ditutup karena takut corona, sekarang HPmu rusak kalau Bintang tidak buka mauko kemana?

“Alasan mate ini Pejabat, lebih na pentingkan HP daripada nyawa manusia. Berupi kapang Bintang. Carita campur attu”

“Bubarkan saja PSBB Kota Makassar, Buka Bandara, Pelabuhan dan Angkutan Darat, Buka Masjid, Buka Pasar Senggol” kata Muhammad Ali Husain Patiroi melalui status akun Facebooknya, Minggu (25/4/2020)

“Periksa Rekeningnya itu Pejabat patut diduga ada yang Maccu dari Toko Bintang, bukan Cina Mafia kalau tidak jago tundukkan Pejabat dengan Sogokan.” tulis Abdullah

“Saya tau kanda, karena banyak sumbangannya bintang ke petugas covid, Minggu lalu saya ke kantor manajemen RS yang saya dapati DOS berlambang bintang yang hampir memenuhi satu ruangan, haha” kata Rustam

“U U De…Ujung-Ujungx Doe Kanda…,hahahaha” beber Sinchan

(Is)

Pos terkait