Setelah Dibongkar, YOSS Kembali Persoalkan Pengambilalihan Kawasan Olahraga Andi Mattalatta

  • Whatsapp

kartumerahnews.com – Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) menyebut pengambilalihan paksa pengelolaan kawasan olahraga Andi Mattalatta oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak sesuai etika administrasi negara.

Sebab pengambilalihan aset tersebut tidak melibatkan YOSS sebagai pihak ketiga, pengelola kawasan olahraga tersebut.

Hal tersebut disampaikan Ketua YOSS, Andi Karim Besok di GOR Andi Mattalatta, Jalan Stadion, Makassar, Selasa (6/4/2021).

“Kemudian cara mengambilnya itu tidak sesuai etika administrasi negara, karena semestinya kan Pemda (Pemprov Sulsel) sebagai pembina kemasyarakatan apalagi misalnya olahraga artinya kan dia undang KONI dia undang Yoss membicarakan mau ambil ini tempat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Karim menyebut pada saat pengambilalihan paksa kawasan olahraga tersebut belum ada putusan dari pengadilan. Namun Pemprov sudah melakukan pembongkaran pada kawasan tersebut.

Diketahui, YOSS memenangkan gugatan di Pengadilan Negeri Tata Usaha (PTUN) terkait hak pengelolaan Stadion Mattoanging melalui surat keterangan berkekuatan hukum tetap nomor: W4-TUN 1/04/01.06/III/2021.

“Pokoknya seakan-akan ini miliknya Dispora dia yang bicara terus segala macam padahal terbukti sudah keluar putusan pengadilan saat itu tapi kan belum inkrah, sekarang sudah inkrah tapi sudah dibongkar,” ujarnya.

Karim pun menyebut penenderan yang dilakukan pemerintah provinsi juga tidak melalui mekanisme yang baik. YOSS menyebut Pemprov melakukan penunjukan secara langsung untuk proses tender tersebut.

“Selanjutnya yang masalah dibongkar katanya dia lakukan tender ternyata kita mengecek itu tidak melalui tender tapi penunjukan langsung berarti sudah melanggar juga. Pemerintah sendiri yang melakukan pembohongan publik dan juga itu bisa temuan KPK kenapa tidak dijadikan temuan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel sudah mencabut hak pengelolaan stadion tersebut dari YOSS.

Ketua KONI Sulsel, Ellong Tjandra mengaku sudah melayangkan surat pencabutan izin kelola stadion tersebut ke YOSS pada tanggal 31 Agusutus lalu. Langkah selanjutnya, kemudian akan diserahkan ke Pemprov Sulsel untuk dikelola.

Namun dengan keluarnya surat keterangan berkekuatan hukum tetap nomor: W4-TUN 1/04/01.06/III/2021 dari PTUN, yang memenangkan YOSS sebagai pengelola kawasan Andi Mattalatta membuat surat pencabutan izin dari KONI tidak berlaku.

Pos terkait