Saling Tikam Berujung Pembakaran, Diduga Polisi Ikut Bermain Dengan Pemilik Cafe di Gowa

  • Whatsapp
Cafe Sikembar yang di bakar massa

Kartumerahnews.com – peristiwa berdarah terjadi di Cafe Si Kembar yang terletak di perbatasan Gowa – Takalar pada 22/3/2020 waktu itu

Usai peristiwa itu beberapa hari kemudian cafe tersebut dibakar oleh sekelompok massa pada 30/3/2020 lalu yang mengakibatkan seisi cafe tersebut ludes terbakar.

Namun ada hal yang Aneh Berdasarkan pengakuan masyarakat Desa Jipang Kecamatan Bontonompo kepada tim pencari fakta tajukutama.com Sabtu 11/04/2020

Sebutnya, Jika peristiwa itu Diduga Kapolsek Bontonompo bermain mata dengan pemilik cafe yang di bakar massa itu

Menurut warga sekitar Setelah peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu dini hari, esok harinya cafe itu tetap beroperasi seakan tidak terjadi apa apa.

“Padahal sebelumnya terlihat Garis polisi / police line yang terpasang dicafe itu, namun police line itu dilepas oleh pemilik cafe diduga atas izin Penyidik dan Kapolsek bontonompo.

Saat Tim Pencari fakta tajukutama.com kembali menayakan peristiwa tersebut, masyarakat yang ditemuinya menceritakan berawal, korban Inisial RU datang kecafe tersebut dalam keadaan ‘mabuk’

Kemudian korban diduga memancing emosi para karyawan sehingga di keroyok dan meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit.

Korban Inisial RU diduga di keroyok oleh karyawan cafe dan keluarga pemilik cafe sikembar pada Minggu dini hari 22/03/2020

Keluarga korban yang tidak menerima atas kematian RU (24) mendatangi Cafe itu dengan massa yang banyak lalu membakar cafe tersebut

Peristiwa pembakaran yang dilakukan oleh massa, personil Polsek Bontonompo tidak mampu menghalaunya karena jumlah massa pada saat itu lebih banyak dibanding polisi

Berdasarkan laporan polisi No. LP.B/14/III/2020/Sulsel/Res Gowa/Sek Bt Nompo tgl 22 Maret 2020. Sp Han/02/III/2020/Reskrim /Polsek. Bonto Nompo. Kapolres Gowa memerintahkan pelaku penganiyaan segera ditangkap.

Atas kejadian itu, satu unit mobil merk avanza yang diduga milik salah seorang anggota Polri inisial AG dengan status kendaraan tersebut adalah barang bukti ikut terbakar.

Kapolsek Bontonompo Iptu Syafrir saat dikonfirmasi oleh awak media membantah tudingan adanya kerjasama dengan pihak Cafe Si Kembar.

“Tidak benar redaksi seperti itu diduga ada permainan dengan Kapolsek dengan penyidiknya kemudian tidak di police line itu tidak benar dan redaksi ini semua salah tapi kalau menurut kita redaksi ini baik tidak apa-apa semoga bermanfaat untuk kita”, katanya.

Namun Kapolsek Bontonompo, mengakui pihaknya tidak dapat mengantisipasi saat pengeroyokan hingga terjadi pembakaran.

“Sama-sama baku tikam, sama-sama luka sama diopname di rumah sakit cuma ada satu meninggal yang luka mengatakan anak dari pemilik cafe ikut juga melakukan ok bos. Terlalu banyak massa”, ungkapnya.

Kini, pelaku sudah diamankan, dan kasus tersebut diserahkan ke Polres Gowa.

Sumber : Tajukutama.com

Pos terkait