RSL COVID-19 Lapangan Tembak Kedung Cowek dioperasikan siang ini

LensaIndonesia.com

Kartumerahnews.com,: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah merampungkan renovasi Lapangan Tembak Kedung Cowek menjadi Rumah Sakit Lapangan (RSL) khusus COVID-19. Rencananya, RSL Lapangan Tembak tersebut akan dioperasikan Kamis siang ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita menyampaikan, bahwa untuk sementara ini RSL Lapangan Tembak menyediakan sebanyak 400 bed dari kapasitas yang semestinya yaitu 1000 bed.

Bacaan Lainnya

Dengan beroperasinya RSL Lapangan Tembak ini, maka Dinkes Kota Surabaya akan memindahkan pasien OTG dan gejala ringan yang berada di Hotel Asrama Haji (HAH). Sebab HAH akan difokuskan bagi pasien COVID-19 kategori OTG, gejala batuk dan pilek.

“RSLini juga akan menampung pasien dengan gejala ringan. Sementara itu bagi pasien dengan gejala sedang dan berat akan dilakukan perawatan RSUD dr. Soewandhie,” kata Febria Rachmanita, Rabu malam (07/07/2021).

Perempuan yang akrab disapa Feny itu menyampaikan, bahwa untuk tahap awal RSL Lapangan Tembak akan menampung sebanyak 150 pasien COVID-19 Tanpa Gejala (OTG).

“Mungkin sekitar 150 pasien ya. Semua dari (rujukan) puskesmas. Yang (dirujuk) ke sini adalah yang OTG dan ringan. (Gejala) berat di RSUD Soewandhie. Dan RSUD Soewandhie yang gejala ringan di oper ke sini (RSL Lapangan Tembak, red),” jelasnya.

Feny mengungkapkan, bahwa RSL Lapangan Tembak terdiri dari 5 blok ruang perawatan, yaitu Ruang A, B, C, D, dan E. Untuk tahap pertama pasien akan ditempatkan di ruangan D yang merupakan ruangan di Lantai I sebelah selatan.

“Untuk sementara tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di RSL sementara ini berjumlah 150 an orang. Dimana semuanya merupakan rekrut baru,” ungkapnya.

Terkait mekanisme, Feny menyampaikan, bahwa untuk bisa isolasi ataupun dirawat di RSL Lapangan Tembak pasien harus terlebih dahulu mendapatkan rujukan dari Puskesmas. Hal itu dilakukan untuk mempermudah dalam tracing kontak erat dengan pasien. ” Jadi tidak bisa langsung datang ke RSL,” katanya.

Selain itu ada beberapa dokumen yang perlu dilengkapi calon pasien untuk dapat isolasi atau menjalani perawatan di RSL seperti KTP, KK serta hasil PCR positif baik dari puskesmas ataupun laboratorium lain.

“Supaya kita tidak tertinggal untuk tracing. Yang membawa ke sini Puskesmas. Jadi kalau warga langsung datang pakai ambulance ke sini tidak bisa,” jelasnya.@Budi

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

 

Pos terkait