Puskesmas Ujung Padang Dukung Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-POLRI

Puskesmas Ujung Padang Dukung Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-POLRI

Ket Foto : Puskesmas Ujung Padang dan Puskesmas Sayur Matinggi Dukung Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-POLRI.

Kartumerahnews.com – Dalam rangka Dirgahayu HUT Bhayangkara Ke-75, Polres Simalungun melaksanakan vaksinasi massal terhadap masyarakat di Balai Karya Murni Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sabtu 26 Juni 2021.

Bacaan Lainnya

Dimana tim vaksinator Puskesmas Ujung Padang dan Tim Vaksinator Puskesmas Sayur Matinggi Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun dipimpin langsung oleh Kapuskesmas Ujung Padang dr. Henry Jimmy Gultom dan Kapuskesmas Sayur Matinggi dr. Rita Irawany Br Simarmata.

Keduanya ikut serta dalam mendukung pelaksanaan Serbuan vaksinasi Nasional TNI-POLRI sehari sejuta orang sasaran penerima vaksin COVID-19 dalam rangka penanggulangan pandemi COVID-19.

“Pemberian vaksin COVID-19 merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Indonesia untuk menciptakan kekebalan kelompok masyarakat (Herd Immunity) terhadap virus COVID-19 serta mendukung program Pemerintah menyukseskan vaksinasi Covid-19,” kata Kapuskesmas Ujung Padang dr. Henry Jimmy Gultom.

Dirinya berharap agar warga masyarakat yang sudah divaksin COVID-19 untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M dalam kehidupan sehari-hari yakni Menggunakan masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Kita optimis bahwa Instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo soal target vaksinasi COVID-19, 1 juta orang dalam satu hari dapat tercapai,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya yang diterima mediaapakabar.co, Sabtu, 26 Juni 2021.

Dikatakan dr. Henry, hal ini merujuk pasal 13A ayat (2) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021.

“Yakni setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin COVID-19 berdasarkan pendataan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib mengikuti vaksinasi COVID-19,” pungkasnya. (MC/Red)

Pos terkait