Pupuk Langka, Petani Di Gowa Menjerit, Wakil Ketua DPRD Sulsel Angkat Bicara

  • Whatsapp

Kartumerahnews.com – Kelangkaan Pupuk terjadi hampir semua daerah salah satunya dikabupaten gowa di dua kecamatan yakni Kec.Bontonompo dan Kec.Bajeng Barat, petani keluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi

Hal tersebut terungkap setelah awak media melakukan penelusuran di dua wilayah di dua kecamatan tersebut.

Para petani mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi, misalnya para petani di Desa Bontobiraeng Kec.Bontonompo mereka mengeluhkan keterlambatan pupuk bersubsidi.

Mereka para petani mengaku sudah dua minggu lebih menunggu kedatangan pupuk bersubsidi, namun sampai saat ini belum juga datang.

Dengan keterlambatan kedatangan pupuk tersebut otomatis masa pemupukan untuk tanaman padi milik petani menjadi terlambat.

Salah seorang petani inisial RH yang di temuai awak media mengatakan “sampai kapankah masalah keterlambatan pupuk ini terus terjadi, karena masalah kelangkaan pupuk menurut mereka hampir setiap tahun terjadi.

“Seharusnya saat ini sudah mulai masa pemupukan Namun di saat butuh pupuk tidak ada sama sekali pupuk Subsidi (Pupuk subsidi Kosong). Ungkap RH

”Saya mencari di kelompok tani tempat saya kosong. Mencari di luar juga sulit, meskipun ada harganya mahal,” bebernya

Wakil ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari partai Gerindra Darmawangsyah Muin, melalui pesan WhatsApp ke Awak media ikut prihatin dengan kondisi pupuk yang sulit didapatkan petani dan masuk kategori langkah.

Darmawangsyah mengatakan bahwa pupuk itu dibayar sesuai dengan RDKK- nya, ketika ada keterlambatan atau kelangkaan pupuk bersubsidi itu berarti ada mafia pupuk yang sengaja menumpuk pupuk untuk kepentingan pribadi,”ungkapnya

“Dan kalau ada yang melihat atau menemukan seperti itu agar segera melaporkan ke pihak yang berwajib,”Tegasnya.

(Ak/MT)

Pos terkait