PMII Menyayangkan BPBD Pandeglang Yang Tidak Mampu Mengelola Dana 19,5 Miliar Rupiah

PMII Menyayangkan BPBD Pandeglang Yang Tidak Mampu Mengelola Dana 19,5 Miliar Rupiah

 

Bacaan Lainnya


Pandeglang Kartumerahnews.com

 Melihat kondisi proyek pembangunan Huntap dengan sarana prasarana utilitas program BNPB yang menelan dana 19,5 Miliar rupiah untuk korban tsunami selat sunda tahun 2018 di Desa Sumurjaya “Iik Rohikmat Ketua dari pengurus komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) sekolah tinggi agama islam babunnajah Selasa:17/08/2021


Begini ungkap IIk Rohikmat melalui pesan Aplikasi WhatsApp messenger pada awak media, Soal bangunan yang terletak di Desa Sumurjaya kecamatan Sumur kabupaten Pandeglang provinsi Banten


“Saya menyayangkan kepada pihak BPBD kab.pandeglang yang tidak mamapu mengelola dana hibah yang telah di salaurakan oleh badan nasional penanggulangan bencana( BNPB ) sejak tahun 2019 itu.apalagi ketika melihat hari ini pembangunan Huntap yang berada di desa Sumurjaya kec.sumur dengan jumblah anggaran hampir 20 M di nilai semeraut (Asal jadi saja) 


bukan hanya dari persoalan itu saja, Saya pun menduga ada indikasi  permainan mata antara BPBD Kab.pandeglang dengan pihak pelaksana di lapangan, Sehingga yang terjadi di lapangan itu asal jadi saja,


“Maka  sesuai yang di amanatkan oleh peraturan BNPB  nomor 3 tahun 2019


Saya meminta kepada

BNPB Republik Indonesia dan Menteri keuangan harus melakukan pemantauan ke giatan yang berada lapangan atas pelaksanaan pemanfaatan dan hibah yang telah di kucurkan, 

Rohmat 

Pos terkait