Perempuan di Manado Dianiaya dan Disekap Pasangannya yang Mabuk

kartumerahnews.com – Polisi menangkap pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap perempuan di Kota Manado, Sulawesi Utara. Pelaku berinisial MR (30) diamankan di rumahnya, Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala, Minggu (9/4/2021).

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufik Arifin menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat pelaku menghubungi korban LYK (40), warga Kelurahan Wanea yang merupakan pasangannya. Dia minta dijemput lantaran sudah dalam keadaan mabuk pada pukul 02.00 WITA. 

“Korban saat itu langsung menjemput pelaku di rumah rekannya. Kemudian mereka bersama-sama pulang menuju tempat kos di Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang,” ujar Arifin, Minggu (9/4/2021).

Setiba di kos, keduanya terlibat perdebatan berujung penganiayaan dan penyekapan.

“Saat berdebat pelaku menganiaya korban menggunakan kepalan tangan hingga menyebabkan wajah dan mata korban lebam,” kata perwira berpangkat satu melati tersebut.

Selanjutnya korban disekap di dalam kamar kos oleh pelaku hingga siang hari. Sementara pelaku pulang ke rumah.

Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Manado. Menerima laporan, Tim Macan yang berkolaborasi dengan Tim Paniki Polresta Manado kemudian bergerak mengamankan pelaku di rumahnya.

“Kami jemput pelaku dan dia sempat bersembunyi di lantai 2 rumahnya,” kata Arifin.

Saat ini pelaku sudah diamankan dan dalam pemeriksaan penyidik untuk penanganan kasus lebih lanjut.

Sumber: Sulut.iNews

Pos terkait