Penumpang di Terminal Makassar Meningkat Selama Sepekan Ini, Sehari Ada 90 Bus

  • Whatsapp

kartumerahnews.com – Pemerintah pusat resmi mengeluarkan peraturan terkait larangan mudik Hari Raya Idul Fitri mulai 6 Mei 2021.

Larangan mudik itu tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Nomor 13 tahun 2021.

Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro, Arsony mengatakan, meski tidak signifikan, namun ada peningkatan penumpang selama sepekan terakhir.

Menurutnya, pemudik mentaktisi larangan mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi.

“Ada (kenaikan) tapi tidak terlalu signifikan, sebagian pemudik mentaktisi dengan menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Arsony, Minggu (2/5/2021).

“Terminal sendiri kami sudah lakukan prakondisi untuk memperketat standar – standar pembatasan, dengan penekanan protokoler kesehatan,” lanjutnya

Ia belum bisa menyebutkan secara akurat berapa kenaikan jumlah penumpang yang dimaksud.

Namun selama sepekan terakhir, jumlah bus yang masuk ke terminal rata-rata mencapai 80 per harinya. 

Bahkan, ia mengaku jika di hari Jumat 30 Apri 2021 dan Sabtu 1 Mei 2021 kemarin, mencapai 90 bus perhari. 

Sementara, dihari biasa hanya sekitar 76 bus perharinya.

“Secara kasat bisa dihitung, satu pekan terkahir itu yang masuk rata-rata 80 bus perhari, untuk pemberangkatan, jumlah seat itu 36, tapi tidak mungkin full,” katanya.

Ia mengasumsikan, dalam satu bus rata-rata diisi 15 orang. Jadi jika dihitung, jumlah penumpang perharinya sekitar 1.200 orang.

“Karena standar protokoler, asumsinya isi bus rata -rata 15 orang, jadi bisa dihitung sendiri berapa,” terangnya.

Arsony pun berharap, agar pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir, sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas seperti biasanya.

Sementara itu, Walikota Makassar, Danny Pomanto mengingatkan warga Makassar untuk memperhatikan keselamatan pribadi, keluarga dan orang banyak. 

Danny menegaskan, virus Covid-19 benar adanya, dan telah berhasil mengobok-obok dunia.

“Covid-19 itu nyata adanya, saya salah satu d antara orang yang telah melawan paparan ganas virus tersebut. Yang kita butuhkan sekarang adalah memperbaiki stamina, dan imunitas tubuh, serta patuh para protokol kesehatan yang seringkali di dengungkan pemerintah,” kata Danny, Minggu (2/5/2021)

Lebih lanjut, Ia menambahkan adanya kebiasaan mudik menjelang lebaran untuk berkumpul bersama keluarga agar diurungkan sejenak, sambil menunggu kondisi negeri bisa pulih kembali.

“Kita masih dan terus berjuang. Silaturahim bukan hanya bertemu langsung. Saling memberi kabar maupun memanfaatkan teknologi juga salah satu cara menyambung tali persaudaraan,” katanya

Sehingga ia meminta, kepada seluruh masyarakay, agar tidak melakukan mudik atau pulang kampung hingga kondisi kembali kondusif.

“Jadi saya minta tolong semua warga, sayangiki’ keluargata’ di kampung. Kita tidak pernah tau siapa yang menjadi carrier. Bersabarlah hingga kondisi kondusif,” tutupnya.

Sumber: TribunMakassar



Pos terkait