Pemuda LIRA Madina, Minta Kejati Usut Tuntas Penyelewengan Penggunaan Dana BOS

Ketua DPD Lira Madina

Kartumerahnews.com – Ketua DPD Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA)Kabupaten Mandailing Natal (Madina)Asron Nasution, meminta pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera (Kejatisu) mengusut tuntas Kepala Sekolah SMPN 2 Panyabungan Madina yang Berinisial Rizal Efendi Lubis Spd terhadap penyelewengan penggunaan Anggaran Dana BOS KINERJA Tahun 2020.

Ketua DPD LIRA Madina Asron Nasution menyebutkan ,bahwa Proses penggunaan Dana Bos Kinerja yang dilakukan Kepala Sekolah SMPN 2 panyabungan terkesan Janggal.

Dimana hingga sampai saat ini dana yang nilainya lebih kurang sebesar Rp 800 .000.000 (Delapan ratus juta rupiah) belum sepenuhnya direalisasikan untuk keperluan kegiatan operasional sekolah,dikarenakan kepala sekolah ini telah meminjamkan dana tersebut sebesar Rp 300.000.000( tiga ratus juta rupiah )

kepada oknum pegawai Dinas pendidikan Madina selaku Kasi Sarana dan prasarana atas Nama M.Abdi Pulungan dengan Saksi Kabid Dikdas Handriansyah Siregar dan mantan Plt Kadis pendidikan Gongmatua pada awal tahun 2020.

Asron mengatakan, bahwa uang yang dipinjamkan kepala sekolah ini jelas sudah melabrak peraturan pemerintah (Kemendikbud) No 24 tahun 2020 pasal 1 ayat(1) yang dimana bekerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan, ternyata yang dilakukan kepala sekolah ini telah membuat peraturan sendiri .

Padahal dana Bos adalah program pemerintah pusat yang dialokasikan untuk membantu pembiayaan kegiatan operasional sekolah di daerah dan mendukung biaya yang belum tercukupi dari Dana BOS” ucap Asron.

Disisi lain Asron juga menerangkan,bahwa sebelumnya kami dari Tim Rekan DPD LIRA Madina Sudah melakukan Konfirmasi langsung kepada Kabid Dikdas pendidikan Handriansyah Siregar beliau menjelaskan

“bahwa uang yang dipinjamkan kepala sekolah sebesar Rp 300.000.000 (Tiga ratus juta rupiah) betul adanya dan diserahkan kepada Plt kadis pendidikan Gongmatua di ruangannya” ucap Handriansyah,

bahkan kepala sekolah SMPN 2 panyabungan Rizal Efendi Lubis telah mengakuinya dan membeberkan kasus ini telah menjadi temuan Badan pemeriksaan keuangan(BPK)provinsi Sumatera Utara .

Ironisnya lagi, saat kepala Sekolah SMPN 2 panyabungan ditanyakan mengenai uang Bos Kinerja yang dipinjamkan Kepada Oknum Dinas pendidikan Madina, seoalah sekolah berdalih mengatakan, bahwa uang tersebut telah dikembalikan BPK ke Kas Daerah, akan tetapi saat diminta tanda bukti beliau tidak bisa menjelaskannya.

Oleh karena itu Ketua DPD pemuda LIRA Madina Asron Nasution ,berharap kepada penegak Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara(Kejatisu) dapat membongkar permasalahan ini dan menyeret oknum yang terlibat didalamnya.

“Terutama Kepala Sekolah selaku yang bertangung jawab dalam pengguna Anggaran ini karena dinilai sudah menantang peraturan pemerintah dalam penggunaan uang Negara terhadap Dunia pendidikan ” pungkasnya Asron

Hal yang Sama disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Asmaruddin Nasution Dari Partai Amanat Nasional (PAN) Jum’at (8/8/2021)

Diruang kerjanya selaku Komisi 1(satu)yang membidangi Pendidikan memaparkan dengan tegas, bahwa tindakan yang dilakukan Kepala sekolah SMPN 2 panyabungan Rizal Efendi Lubis adalah tindakan yang salah, jelas telah melakukan perbuatan melanggar wewenang jabatan dan turut menghambat.

Menciderai program kementerian pendidikan dan kebudayaan terhadap penggunaan Dana BOS Kinerja untuk kebutuhan disekolah tersebut dan juga kepala sekolah ini dinilai telah membuat peraturan Diskriminatif.

Asmaruddin juga berharap kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) provinsi Sumatera Utara untuk segera menindak lanjuti kasus ini dan begitu juga Kejaksaan Tinggi Sumatera utara (Kejatisu) mengusut tuntas oknum yang terlibat dalam penyelewengan pengunaan dana Bos Kinerja ini.

Bupati Mandailing Natal Bapak Jakfar Suairi Nasution diharapkan agar segera mencopot Kepala Sekolah Sekolah SMPN 2 panyabungan dengan secepatnya.

“karena dinilai perbuatanya turut menghambat program pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di kabupaten Mandailing Natal” ucap Asmar dengan getol.

(Todung Mulya Lubis)

Pos terkait