Pelarian Bandar Sabu di Wilkum Polsek Kubu Kandas di Balik Jeruji .

 

Bacaan Lainnya

Kubu l Radar Istana. Com. 

Polsek Kubu kejar dan tangkap pelaku dan Bandar sabu di Wilkum Polsek Kubu, Senin (16/08/2021)

Mulai tanggal 16 Agustus 2021, perjalanan pengedar sabu inisal ( SN ) berakhir di jeruji sel tahanan polsek kubu.

Komitmen untuk menjadikan wilayah hukumnya bebas dari narkoba, kembali dibuktikan oleh jajaran Polsek Kubu Polres Rohil  dengan berhasil menangkap seseorang yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kapolsek Kubu AKP Rudy Sudaryono SIK MM mengatakan “iya benar, Polsek Kubu berhasil kembali menangkap 1 Orang berinisial  SN  (25) th yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba jenis shabu di Kep. Teluk Piyai Kec. Kubu Kab. Rokan Hilir, sekira pukul 17.00 wib, jelas Kapolsek Kubu AKP Rudy  Sudaryono SIK MM.

*”Hentikan penyalahgunaan narkoba di kecamatan kubu dan kuba , karena tiada kata maaf, Kalian pemain sabu hanya tinggal tunggu waktunya masing-masing untuk diringkus” kapan pun , dimana pun dan siapa pun pelakunya, pasti akan kami tangkap!”, Tidak ada tempat bagi penyalahgunaan narkoba dan kami tidak akan pernah tidur mengejar kalian, dan kami juga sampaikan kepada masyarakat kubu dan kuba Jangan takut melaporkan pemain narkoba sabu, jika kita mau bersihkan wilayah kita dari peredaran narkoba, Pungkas Kapolsek Kubu.

Polsek Kubu berhasil mengamankan 16 (enam belas) bungkus Palstik bening berlis merah yang diduga berisikan Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 3,91 Gram.

 

Lanjut Kapolsek Kubu ” pengungkapan narkoba ini juga berkat dari laporan masyarakat yang mengaku resah terhadap peredaran narkoba di Kec. Kubu dan Kubu Babussalam khusus nya di Kep. Teluk Piyai Kec. Kubu sehingga kami melakukan penyelidikan di lapangan dan berhasil mengamankan Bandar Narkoba ini tepatnya di Jl. Lintas PU Kep. Teluk Piyai Kec. Kubu menurut informasi jalan ini sering di jadikan tempat transaksi shabu shabu. Ungkap Rudy

pelaku yang terkait dalam kasus penyalahgunaan narkoba tersebut , pelakunya akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang – Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya pidana paling singkat 4 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara. ( taufik).

Pos terkait