Peduli warga Isoman, Mojosemi Forest Park bagi-bagi susu segar di Magetan dan Madiun

LensaIndonesia.com

Kartumerahnews.com,: Pandemi Covid-19 telah membawa banyak dampak negatif di berbagai sektor kehidupan masyarakat, terutama pada sektor ekonomi. Namun, terlepas dari itu semua, tak dapat dipungkiri, adanya pandemi ini justru berdampak positif di beberapa hal dalam segi sosial kemasyarakatan.

Sulit dan terhimpitnya kehidupan masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini, membangkitkan kembali kepedulian dan gotong royong untuk saling membantu di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Seperti yang dilakukan oleh Mojosemi Forest Park ini. Meski tempat wisata mereka yang berada di Kabupaten Magetan ditutup sementara, terkait dengan adanya pemberlakuan PPKM, namun tak menyurutkan niatnya untuk membantu masyarakat, yakni dengan membagikan susu sapi segar kepada mereka yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Pemberian susu sapi segar melalui Gerakan Mojosemi Peduli ‘Susu Segar Isoman Bugar’ ini, dimaksudkan untuk meningkatkan imunitas dan mempercepat penyembuhan masyarakat yang sedang Isoman.

Honggo Utomo, Wakil Komisaris Mojosemi Park menuturkan, awalnya ia bermaksud mendistribusikan hanya ke wilayah Magetan saja. Namun, ia memperoleh informasi bahwa ada sejumlah warga isoman di Kota Madiun membutuhkan tambahan nutrisi.

“Kita mengikuti saja. Yang namanya membantu, dimana saja. Yang penting Allah yang menggerakkan. Kebetulan sampai di sini (Kota Madiun),” ujarnya, Rabu (4/8/2021).

Kepada Lensaindonesia.com, Honggo Utomo mengungkapkan sebuah fakta menarik, dengan adanya Gerakan Mojosemi Peduli ini, beberapa warga Isoman yang pada awalnya merasa malu karena di vonis positif Covid-19, akhirnya bersedia untuk membuka diri. Hal ini dikarenakan mereka mengetahui kondisi warga isoman yang lain berangsur membaik, setelah mengonsumsi susu segar dari Mojosemi Forest Park.

“Setelah susu ini disalurkan kepada warga Isoman, mereka mengaku badannya menjadi segar, setelah minum susu tersebut,” ungkapnya. “Kemudian mereka repeat order, karena ada sejumlah warga isoman yang tadinya menutup diri juga ingin mengonsumsi susu itu,” tambahnya.

Ia pun mengaku, pada awalnya hanya menargetkan 700 liter untuk program ini. Namun melihat keantusiasan warga isoman, ia pun bertekad memenuhi permintaan mereka. Bak gayung bersambut, Kampung Susu Singolangu sebagai produsen susu tempatnya mengambil suplai susu segar, menyampaikan niat baiknya untuk membantu menyediakan stok susu, yang berasal dari para peternak sebanyak 50 liter per minggu.

“Kampung Susu Singolangu sebagai produsen susu ikut tergerak. Karena program Mojosemi Peduli ini dapat memutar kembali roda perekonomian mereka,” ujarnya.

Honggo berharap, gerakan Mojosemi Peduli ini bisa terus berlanjut, serta menggugah komunitas lain untuk ikut membantu warga Isoman.

“Harapan saya, gerakan ini dapat terus berlanjut,” ucap Honggo.

Terkait dengan adanya pemberlakuan PPKM, yang tidak mengizinkan adanya aktivitas kepariwisataan, serta menutup tempat-tempat wisata, termasuk di Mojosemi Forest Park. Honggo pun menyikapinya dengan bijak.

“Kami taat pada pemerintah. Biar bagaimana pun kesehatan lebih penting. Bersyukur, apalagi kita masih bisa berbagi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Gerakan Mojosemi Peduli telah mendistribusikan sebanyak 700 liter yang dibagikan kepada warga Isoman di Desa Lembeyan, Parang, Panekan, Maospati dan beberapa wilayah Kabupaten Magetan lainnya. Selain itu, 30 paket Susu Segar juga telah dibagikan kepada warga Isoman di Kelurahan Mojorejo Kota Madiun, dan Desa Tulungrejo Kabupaten Madiun, Kamis (5/8/2021) sore.

Sementara itu, usai membagikan bantuan kepada warga Isoman di lingkungannya, Babinkamtibmas Kelurahan Mojorejo Aiptu Yusuf melalui Lensaindonesia.com, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Mojosemi Forest Park.

“Terima kasih untuk Mojosemi Forest Park, untuk kepeduliannya terhadap warga Isoman, utamanya di lingkungan Kelurahan Mojorejo Kota Madiun ini,” ucap Aiptu Yusuf. @Limad

 

Pos terkait