Operasi Yustisi Kabupaten Madiun, satu orang reaktif Covid-19

LensaIndonesia.com

Kartumerahnews.com,: Petugas gabungan Polres Madiun, TNI, Dinas Perhubungan, dan BPBD Kabupaten Madiun menggelar Operasi Yustisi Penegakan Hukum PPKM Darurat di kawasan Pasar Pagotan, tepatnya di Jalan Raya Pagotan-Dagangan, Kamis (8/7/2021) pagi.

Tampak hadir untuk memantau langsung jalannya kegiatan yustisi tersebut, Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos., Kapolres Madiun AKBP. Jury Leonard Siahaan, S.I.K., M.H., Kajari Kabupaten Madiun Tri Sutrisno, S.H., M.H., Dandim 0803 Madiun Letkol Inf. Edwin Charles.

Bacaan Lainnya

“Sudah 3 hari, kami terus mengedukasi masyarakat tentang PPKM Darurat, dan memberitahu bahwa tidak memakai masker bukan hanya berbahaya bagi kesehatan diri kita sendiri, tapi juga efek berikutnya pada orang lain,” ujar Bupati Madiun Ahmad Dawami. “Hari ini waktunya menegakkan peraturan, yang tidak mentaati prokes, pasti kita tindak,” tegasnya.

Meski PPKM Darurat sudah berjalan selama beberapa hari, namun petugas masih menemukan adanya pelanggaran peraturan. Tak ayal, petugas pun langsung melakukan sidang di tempat bagi para pelanggar.

Dalam sidang tersebut, pelanggar langsung dikenakan sanksi denda sebesar Rp50 ribu, atau sanksi sosial, seperti membersihkan jalan atau melakukan penyemprotan desinfektan pada fasilitas-fasilitas umum.

“Operasi Yustisi ini akan terus digencarkan selama PPKM Darurat. Dimana kami selalu menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta menghindari kerumunan,” kata Kapolres Madiun AKBP. Jury Leonard Siahaan.

Dalam kegiatan itu, dilakukan tes rapid antigen di tempat terhadap enam orang yang didapati tidak mengenakan masker. Dari hasil tes tersebut, satu orang dinyatakan reaktif Covid-19. @Limad

 

Pos terkait