Oknum Ketua RT di Tegal Alur Diduga Sunat Dana BST 50 Ribu Perorang

Oknum Ketua RT di Tegal Alur Diduga Sunat Dana BST 50 Ribu Perorang

JAKARTA – Warga RT07/11 Kelurahan Tegal Alur Kecamatan Kalideres Jakarta Barat mengeluhkan adanya pemotongan Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) oleh oknum ketua RT setempat.

Pasalnya penerima dana bantuan Kemensos bagi warga yang terdampak Covid 19 sebesar 300 ribu rupiah perbulan itu diduga di potong 50 ribu rupiah oleh oknum Ketua RT setempat.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan warga yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan,pengambilan uang di laksanakan di dalam ruangan yang di saksikan petugas dari kantor pos.

“Setelah selesai pengambilan uang itu pindah keruangan berikutnya dan di ruangan berikutnya itu di potong 50 ribu oleh oknum.”tutur warga

Warga juga merasa keberatan dana bantuan tersebut di potong 50 ribu.Karena kita saat ini sedang dalam situasi Covid 19 PPKM.

“Alasannya mau dikasih pada warga yang nga dapat.Tapi yang pasti kita keberatanlah.Karena setau kita semua warga pada dapet,kan lumayan pak 50 ribu buat beli beras.”kata warga yang enggan di ketahui identitasnya tersebut.

Di tempat terpisah Ketua RW 011 Suwawi membenarkan adanya kabar pemotongan uang BST tersebut,

Sebelumnya Ketua RW sempat memberikan proposal kepada para RT untuk membantu mencari dana untuk pembangunan Pos RW.

“Saya memang pernah memberikan proposal tapi saya tidak pernah menyuruh untuk memotong BST tersebut, memang kabar yang saya dengar sudah ada kesepakatan antara warga dengan Ketua RT setempat untuk membantu pembangunan Pos RW 11,” ujar Suwawi.

Sementara itu Kasie Pemerintahan Tegal Alur Budi sangat menyayangkan hal itu terjadi.

” Saya sudah tekankan beberapa waktu lalu ketika kita memanggil para RT khususnya di RW 11 untuk tidak memotong BST apa pun bentuknya, bahkan kami menghimbau para warga yang belum sempat vaksin tetap di berikan bantuan tersebut.” himbau Budi kepada RT.

Sebelumnya Mabes Polri juga meminta kepada kepolisian daerah untuk menindak lanjuti setiap aduan masyarakat terkait adanya pemotongan dana bantuan sosial (bansos) covid 19.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Agus Adrianto mengatakan,Kepolisian bekerja sama dengan Kementerian Sosial dalam pengawasan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Progam Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Saya sudah perintahkan Direktorat Tindak Pindana Korupsi untuk menindak lanjuti setiap aduan warga, “ujar Agus beberapa waktu lalu.

The post Oknum Ketua RT di Tegal Alur Diduga Sunat Dana BST 50 Ribu Perorang appeared first on Dimensi | News.

Pos terkait