Miris! Oknum Polisi Di Bantaeng “Embat” Istri Teman Sendiri

  • Whatsapp
Ilustrasi


Kartumerahnews.com – Pagar Makan Tanaman, Pepatah ini pas dialamatkan untuk Oknum Polisi berinisial AS, setelah tertangkap basah lagi bermesraan dalam kamar dengan istri teman sendiri berinisial JU (24)

Perbuatan tercela Oknum Polisi itu terjadi di Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, 24 Januari 2020.

Dari informasi yang diterima, oknum polisi berinisial AS (42) tertangkap basah oleh suami sah JU (24) di dalam kamar miliknya, sekira pukul 13.30 Wita.

SA yang merupakan suami dari JU mengaku, perbuatan tercela itu diketahuinya saat dirinya baru pulang ke rumahnya usai dari Toko untuk membeli tali yang sebelumnya sempat tukar motor dengan oknum Bripka AS, karena antara SA dan Bripka AS adalah teman.

SA setiba di rumahnya, SA Kaget mendapati istrinya (JU) sedang bermesraan dengan oknum polisi Bripka AS di dalam Kamarnya.

Ketika dipergoki keduanya sementara lagi memperbaiki celana dalamnya yang terbuka sampai paha, sehingga membuat SA tersulut emosi dan terjadi perkelahian antara SA dan Bripka. AS di dalam rumah tersebut.

Atas kejadian itu pihak keluarga korban dan warga setempat sempat mendatangi polsek Pa’jukakang karena terduga pelaku diamankan oleh pihak kepolisian untuk menghindari amukan massa.

SA langsung melaporkan kedua pelaku ke Polres Bantaeng dengan Kasus Perzinahan Nomor : TBL/13/1/2020/SPK tertanggal 24 Januari 2020 dan SA juga melaporkan ke Propam Polres Bantaeng terkait Pelanggaran kode etik dan disiplin.

Saat ini, Oknum Polisi Bripka AS berada dalam Tahanan Polres Bantaeng untuk diamankan begitu juga dengan perempuan JU.

Dihadapan awak media, SA dengan tegas menyatakan Bripka AS harus diproses hukum dan dipecat, dan kalau tidak dipecat

“Maka saya dan keluarga besar saya tetap keberatan karena ini masalah siri’ (malu) dan harga diri” ucapnya dengan nada marah

Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri memastikan oknum polisi tersebut akan di tangani sesuai proses hukum yang berlaku.

“Anggota saya tangani, sesuai dengan proses hukum. Proses disiplin ditangani dan ditahan, cuma kalau secara pidana kasus dugaan perzinahan itu gak boleh ditahan karena cuma sembilan bulan ancamannya. kata Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri kepada wartawan, Sabtu (26/1/2020)

(YD/DS)

Pos terkait