Kuli Tinta Ditonjok di SPBU, Ketua DPD SEKAT RI Sulsel : Polisikan

  • Whatsapp

Kartumerahnews.com – Ketua DPD SEKAT RI Syaiful Achmad meminta pelaku pemukulan jurnalis di SPBU Kalappo, Mangadu, Mangarabombang Kabupaten Takalar segera dilaporkan ke polisi.

“Polisikan. Korban langsung saja ke kantor polisi terkait kasus pemukulan tersebut. Lakukan visum dan polisi akan bisa langsung menangkap pelaku. Siapa pun kalau dipukul maka bisa dijerat pidana,” kata Syaiful

Menurut Saiful, perusahaan media yang jurnalisnya mendapat kekerasan harus mendampingi korban, apalagi korban merupakan kru di media tersebut.

“Jika kejadian ini sudah resmi dilaporkan, kami siap untuk ikut mengawal dan pelaku harus di penjarakan, supaya kedepan tidak ada lagi yang menimpah rekan rekan wartawan yang lain” tegasnya

“Kasus kekerasan yang menimpa pekerja kuli tinta, bukan terjadi kali ini saja, namun sudah berulang beberapa kali. Bukan hanya sekedar ancaman, bahkan kekerasan fisik juga dialami oleh wartawan seperti kasus yang menimpah Wartawan Radarekspres.com

“Wartawan saat melakukan tugasnya di lindungi Undang- Undang dalam memperoleh sebuah informasi yang tertuang dan sudah di atur dalam UU No. 40 Tahun 1999  tentang Pers ( Pasal 18 Ayat 1) Menghambat – Menghalangi Wartawan melaksanakan tugas untuk mencari, memperoleh dan menyampaikan gagasan serta informasi.

Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).”

(Mansyur Tompo)

Pos terkait