Korupsi Dana Desa, Mantan Kepala Desa Takkalala Luwu Utara Divonis 1 Tahun Penjara

kartumerahnews.com – Mantan Kepala Desa Takkalala, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Nasrianti, divonsi satu tahun penjara.

Kendati begitu, ia sampai saat ini belum dieksekusi atau ditahan.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu UtaraA Vickariaz mengatakan, Nasrianti dijatuhi hukuman satu tahun penjara.

Setelah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana desa Rp 281 juta pada tahun 2017 lalu.

Itu berdasarkan hasil putusan Pengadilan Tipikor Makassar belum lama ini.

“Berdasarkan hasil putusan dari pengadilan Tipikor Makassar, Nasrianti dijatuhi hukuman satu tahun penjara,” kata Vickariaz, Rabu (21/4/2021).

Vickariaz menjelaskan, dari temuan Inspektorat Luwu Utara, kerugian negara akibat kelakuan Nasrianti adalah sebesar Rp 281 juta.

Kerugian itu sebagian telah dikembalikan Nasrianti.

“Hasil temuan Rp 281 juta kerugian negara, namun sudah ada dikembalikan sebanyak Rp 200 juta,” jelasnya.

Sebenarnya, lanjut Vickariaz, pihaknya sudah ingin melakukan eksekusi untuk penahanan Nasrianti.

Hanya saja pihaknya belum menerima salinan putusan dari pengadilan.

“Kami sudah mau lakukan penahanan terhadap Nasrianti, tapi salinan putusan lengkapnya dari Pengadilan Tipikor belum kami terima secara lengkap sebagai dasar melakukan eksekusi,” ujarnya.

Diketahui, kasus Nasrianti bergulir sejak tahun 2019.

Ketika Unit Tipikor Polres Luwu Utara menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana desa tahun anggaran 2017 pada Kamis (5/9/2019).

Nasrianti kemudian diberhentikan sebagai kepala desa pada tanggal 27 bulan yang sama.

Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (PMD) Luwu Utara memberhentikan Nasrianti agar lebih fokus menghadapi kasusnya.

Pos terkait