Komplotan penjarah AC stasiun kereta api diringkus polisi

LensaIndonesia.com

Kartumerahnews.com,: Farid Fardiansyah alias Gembel (25) asal Jl Mulyorejo Tengah I, Rahmat Imron (26) asal Jl Muyorejo Tengah 1C dan Dony Agus Susanto (27) Jl Pucang Arjo 2, diringkus Unit Reskrim Polsek Tambaksari.

Komplotan ini sudah lama dilacak dan diduga kuat sebagai pelaku utama 7 kali pencurian AC di Stasiun Gubeng lama dan Stasiun Wonokromo.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Tambaksari Kompol M Akhyar, Sabtu (21/8/2021), mengatakan saat beraksi komplotan ini menyamar sebagai teknisi AC dengan mengenakan pakaian seragam dari CV Tirta Wening untuk mengelabuhi petugas keamanan setempat.

“RI mantan pegawai CV Tirta Wening, dia yang mengupayakan seragam untuk kedua rekannya saat beraksi. Mereka lalu  melakukan pencurian 5 unit outdoor AC di dalam Stasiun Gubeng Lama,” terangnya, Minggu (22/8/2021).

Kompol Akhyar menambahkan, komplotan ini beraksi sejak awal Agustus 2021. Total selama beraksi, mereka telah menggasak 7 unit AC outdoor di dua stasiun tersebut.

“Mereka beraksi 7 kali dengan rincian 5 kali di Stasiun Gubeng Lama dan 2 kali di Stasiun Wonokromo Surabaya,” ungkapnya.

Sementara tersangka Rahmad Imron mengaku, hasil curiannya dijual mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu, tergantung merek AC yang dicuri lalu hasil penjualan dibagi rata.

“Harganya tergantung Pak. Ada yang saya jual di rombeng dan kepada seorang dengan nama panggilan Kancil di daerah Ngagel Madya,” akunya di hadapan penyidik.

Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 kunci inggris, 1 tang, 1 obeng, 2 kunci L dan 3 ponsel.

Atas perbuatannya, mereka dijerat pasal 363 terkait pencurian dengan pemberatan dan terancam menjalani hukuman maksimal 7 tahun penjara. @wendy

 

Pos terkait