Keltum PWBI: Oknum Pegawai Desa Karangrahayu Wajib Dilaporkan Terkait Cederai Profesi Wartawan

Keltum PWBI: Oknum Pegawai Desa Karangrahayu Wajib Dilaporkan Terkait  Cederai Profesi Wartawan

Bekasi,( Kartumerahnews.com) – Menyikapi terkait kutipan “Wartawan Gembel” yang dilontarkan oleh salah satu oknum pegawai Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia dipesan Whatsapp grup Desa itu diduga bermaksud melecehkan profesi Jurnalis.

Ketua Perkumpulan Wartawan Bekasi Independen (PWBI) Wawan Irawan yang akrap disapa Yoma mengatakan hal itu sudah jelas salah dan mencederai semua wartawan.

Bacaan Lainnya

Soalnya wartawan itu bukan orang gembel, wartawan itu orang-orang intelektual bahkan salah satu pilar keempat demokrasi, sangat jelas. Dan dilindungi Undang Undang tentunya. Jadi saya selaku Ketua Umum PWBI, berharap oknum kades tersebut cepat dilaporkan kepihak yang berwajib dengan pelanggaran UUD ITE. Agar ada efek jera, tentunya. 

Sementara, Pimpinan Redaksi Jurnalindonesiabaru.com, Asep Saepullah menjelaskan salah satu wartawan JIB mewawancarai Kepala Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia terkait program proyek Provinsi Jawa Barat.

“Tanpa diketahui wartawan, oknum tersebut memvideokan wawancara itu secara diam-diam lalu menyebarkan video itu ke pesan Whatsapp grup Aparat Desa Karangrahayu,” jelas Asep.

Menanggapi unggahan vidio itu Kepala Desa Karang Rahayu, Ino Hermawati meminta tanggapan dengan menulis pesan. “Bagaimana rekan-rekan menurut penilaian anda semua,” ucapnya dalam pesan Whatsapp.

Kata Asep, pertanyaan Kades Karangrahayu menjadi pemicu terjadinya perkataan yang tidak pantas terhadap profesi wartawan.

“Wartawan gembel ora ada etikanya pisan lagi wawancara ama bu lurah ora pantes pisan jadi wartawan,” balasan pesan salah satu anggota grup Whatsapp Aparat Desa Karangrahayu.

Itu orang ngomong kakinya iket aja apah ga mau diem,” sambung anggota grup lainnya. 

Tentunya, kata Asep, obrolan via pesan Whatsapp grup itu mencederai profesi seluruh wartawan. “Redaksi media Jurnalindonesiabaru.com bakal melaporkan hal ini kepada penegak hukum, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal UU ITE,” tandasnya.(Ys)

Pos terkait