Istri Bunuh Suami, Lalu Jenazah di Buang ke Sungai di Bantu Sang Kekasih

Ilustrasi

Kartumerahnews.com – Marlina (37) Warga Berau Kalimantan Timur Diringkus polisi setelah di ketahui telah membunuh suami sirinya, AC (45), di Bantu Kekasihnya.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo Kepada Awak media, Membenarkan Pengakapan pelaku dan pacarnya.

Edy Menjelaskan, Tersangka pembunuhan itu adalah Istri siri AC (Korban) Usai Korban dibunuh mayatnya dibuang oleh tersangka dibantu Oleh Pacarnya. Ungkap Kapolres 5/05/2020

Kasus ini terungkap berawal dari laporan warga soal penemuan kerangka tulang-tulang manusia di sungai pada Sabtu 02/05/2020

Polisi yang mendapat informasi penemuan kerangka Tulang tulang tersebut Langsung meluncur ke Tempat kejadian Perkara (TKP).

Usai Polisi Tiba di Lokasi penemuan mayat itu, polisi kemudian membawah mayat itu ke puskesmas. Kita turunkan tim ke sana, cek, dan melakukan interogasi.

“Hasil Interogasi itu istri sirinya tersebut, mengakui kalau Ia yang membunuh yang AC Korban yang tak lain adalah Suami Siri pelaku” ujarnya.

Suami siri Marlina merupakan penjaga kebun sawit. di kebun itu Ada pondok atau gubuk untuk mereka istrihat.

Pembunuhan dilakukan sekitar setengah bulan lalu. Pada Saat tersangka isterahat tidur Bersama suaminya, Tersangka langsung mukul suaminya pakai kayu.

“Setelah di pastikan dan yakin jika suaminya serinya itu meninggal, Tersangka kemudian telepon pacarnya dan ke rumah pacarnya itu, dan tersangka minta bantuin untuk hilangkan mayat Suaminya itu,” ujarnya.

Mereka berdua membawa jenazah korban menggunakan sepeda motor menuju Sungai yang berjarak 3 kilo Meter dari tempat kejadian perkara.

“Pacarnya punya ide, ikat aja pakai tali rapia sama batu mayatnya ceburin ke sungai jadi nggak akan ngambang,” kata Kapolres menirukan pengakuan Pelaku.

Kepada polisi, Marlina mengaku tidak tahan mendapat perlakuan kasar dari suaminya. Dia juga mengaku diancam dibunuh.

“Jadi sebelum melakukan itu, ada hubungan fair antara dia sama pacarnya ini, cuma nggak mau ngaku. Hanya saja alasan dari istri Korban pengakuannya Jika Pelaku sudah tidak tahan atas perlakuan korban sering dipukuli dan diancam dibunuh oleh korban. Cetusnya

Marlina kini dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Sementara Tahir diancam Pasal 55 karena ikut serta dalam tindak pidana itu. Tutup Kapolres Berau

(One)

Pos terkait