Insiden Tabrak Lari di Pantan Makale, Pelaku Dalam Pencarian Polisi

Olah TKP Lakalantas di Pantan Makale

Kartumerahnews.com, Tana Toraja –Kecelakaan lalu lintas antara mobil dan motor terjadi di Jalan Pongtiku Kel. Pantan, Kec. Makale. Kab Tana Toraja. Sabtu 21 Agustus 2021 Pukul 17:30. Dari kejadian itu, mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 1 korban luka ringan. Sementara 1 lainnya melarikan diri.

Bacaan Lainnya

Kendaraan yang terlibat: Motor Zuzuki Nex Hitam bernomor polisi DD 4532 YO dan Mobil Daihatsu Sigra Silver DD 1632 UT.

Diketahui, Identitas bersaudara pengendara Sepeda Motor bernama Samuel Yunus Tungga (L) umur 28 tahun, beralamat di Lembang Gassing Kec. Mengkendek Kab. Tana Toraja. Sebagai boncengan, Elisabeth Lina (P) umur 20 tahun, beralamat sama dengan Samuel.

Menurut keterangan Saksi Johni Pongsumben dan Azis Mujamil, serta hasil olah TKP. Pengendara motor ‘Samuel’ berboncengan dengan ‘Elisabeth’ bergerak dari arah utara ke selatan bertabrakan dengan satu unit mobil daihatsu sigra yang bergerak dari arah selatan ke utara. Akibat kejadian tersebut kedua pengendara motor terjatuh, pengemudi mobil melarikan diri ke arah utara (Rantepao).

Akibat insiden tersebut, Samuel mengalami luka terbuka pada bagian pipi dan dagu, memar pada dada dan meninggal dunia di rumah sakit Fatima Makale. Sementara Lina mengalami luka lecet pada bagian wajah, kaki dan tangan. Saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Fatima Makale.

Kasat Lantas, Iptu Ibrahim mengatakan, status pengemudi roda empat daihatsu sigra masih dalam pencarian sampai saat ini.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 unit kendaraan sepeda motor.

Dihubungi Kartumerahnews.com via telpon, keluarga mengatakan agar diusut tuntas dan memohon pada masyarakat yang melihat pelaku agar diserahkankan ke pihak berwajib. 

“kami berharap pihak berwajib untuk serius mengusut kasus ini. Kami ini manusia, tidak berharap lebih, kami hanya ingin pelaku untuk bertanggung jawab untuk menjelaskan kepada keluarga. Kami juga memohon kepada masyarakat yang melihat pelaku agar segera diserahkan ke pihak berwajib,” harap Ibu Samuel Nelli Papeden. 

Semoga keluarga diberi ketabahan dan pelaku segera mempertanggunjawabkan perbuatannya.