DPRD dan Pemda Maluku Kembali Bahas Anggara Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

DPRD dan Pemda Maluku Kembali Bahas Anggara Pemilu dan Pilkada Serentak 2024


AMBON – Kartumerahnews.com
. Salah satu instrumen penting dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak adalah ketersediaan anggaran.

Bacaan Lainnya

Kedua moment pesta demokrasi yang akan berlangsung 2024 mendatang tentunya membutuhkan biaya yang sangat besar, sehingga perlu disiapkan sedini mungkin, agar pada waktu pelaksanaannya tidak terkendala apapun.

Untuk itu, DPRD Maluku melalui komisi I mengundang Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku dihadiri Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Sadli Lie, Kepala Biro Pemerintahan, Boy Kaya dan Kepala Biro Hukum, Alwiyah F. Alaydrus, guna membahas hal dimaksud.

Ketua Komisi I, Amir Rumra kepada wartawan di baileo rakyat, Karang Panjang, Ambon, Jumat (20/08/2021), mengatakan dari hasil rapat disepakati anggaran sisa Pilkada 2020 sebesar Rp500 juta dari total Rp200 miliar akan digunakan kembali untuk tahapan Pemilu dan Pilkada yang sudah mulai berlangsung september 2022. Sedangkan tahapan di tahun 2023 sebesar Rp5,9 miliar.

“Mungkin kita bisa atur sesuai kemampuan keuangan daerah apakah bisa Rp10 atau 20 miliar secara perlahan, tergantung kemampuan keuangan daerah, sehingga sampai pelaksanaan kita tidak kaget lagi tinggal ditambah saja anggaran di tahun 2024,” ucapnya.

Menurut Rumra, hal ini dimaksudkan agar dalam pelaksanaannya tidak terbentur dengan penganggaran pembangunan yang sudah ditetapkan Pemda, baik itu infrastruktur jalan, jembatan dan lain sebagainya.

Sebagai tindaklanjut, pihaknya akan mengundang Ketua KPU Kabupaten/kota dan Sekretaris Daerah guna membahas hal ini, mengingat pelaksaanannya termasuk di daerah.

“Pelaksanannya tentu membutuhkan anggaran yang besar, hanya waktu dan bulan yang berbeda, baik itu Pilkada, DPRD, DPR RI dan Presiden. Untuk itu, kita atur supaya ketika dibutuhkan Rp500-600 miliar tidak lagi kaget, kalau tidak maka cilaka apalagi di kondisi Covid-19 anggaran dipotong DAU di refocusing,” tuturnya.

Ditanya pernyataan dari Pemda, Ungkap Rumra sesuai penjelasan Plh Sekda tidak mempersoalkan.

“Tadi kita sudah bicarakan sudah selesai,” pungkasnya.

Pos terkait