Densus 88 Antiteror Kembali Berhasil Ringkus 11 Terduga Teroris di Makassar

kartumerahnews.com – Insiden bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar yang terjadi Maret silam menggemparkan publik. Pasalnya, usai insiden tersebut terjadi, sejumlah aksi teror mulai bermunculan di sejumlah wilayah Tanah Air.

Beberapa pekan setelah insiden bom bunuh diri yang terjadi di depan gereja Katedral Makassar, Polri berhasil meringkus 31 terduga teroris yang dilakukan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Kabar terbaru yang dilansir, Minggu, 2 Mei 2021 menyebutkan bahwa Densus 88 Antiteror Polri kembali mengamankan belasan terduga teroris yang diduga memiliki keterkaitan dengan kejadian bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar dan tergabung dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebutkan bahwa pada 29 April 2021, Densus 88 berhasil mengamankan 11 terduga teroris kelompok JAD di Makassar yang diduga memiliki keterkaitan dengan kejadian bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar.

“Kemarin tanggal 29 April 2021, Densus 88 mengamankan 11 terduga teroris kelompok JAD di Makassar. Mereka ini memiliki keterkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan.

Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa hingga April 2021, Polri telah mengamankan 55 terduga teroris yang terdiri atas 48 orang laki-laki dan tujuh perempuan.

“Kemudian, secara global sampai dengan saat ini sudah ada 55 terduga teroris yang berhasil diamankan terkait bom Makassar, terdiri dari 48 orang laki-laki dan 7 perempuan,” katanya.

Tidak hanya fokus di wilayah Makassar, Kabag Penum Divisi Humas Polri menuturkan bahwa pihaknya terus melakukan upaya pengamanan aksi teror di sejumlah titik di Indonesia.

Ia menyebutkan bahwa pada 28 Maret 2021, Polisi kembali ringkus 99 terduga teroris dari sejumlah wilayah yang tersebar hampir di seluruh Indonesia seperti:

1. Nusa Tenggara Barat terdapat 5 teroris

2. Jakarta 12 teroris

3. Makassar 55 teroris

4. Jawa Timur 5 teroris

5. Jawa Barat 6 teroris

6. Jawa Tengah 6 teroris

7. Bekasi 1 teroris

8. Yogyakarta 9 teroris.

“Dengan begitu, total semuanya kini 99 terduga teroris atau tersangka teroris yang telah diamankan,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri.

Dari hasil penemuan tersebut, maka aksi terorisme dan radikalisme di Indonesia menjadi salah satu fokus pihak kepolisian untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh rakyat dalam kehidupan bernegara.

Sumber: PikiranRakyat

Pos terkait