Danny Pomanto Sudah Kantongi 132 Penghargaan

  • Whatsapp

Walikota Makassar nonaktif, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto rupanya sudah mengantongi 132 penghargaan nasional dan internasional sebagai bentuk apresiasi dunia internasional dan Pemerintah RI atas kinerjanya selama menjabat.

Dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 21 Maret nanti, Danny akan kembali menerima penghargaan baru dari Pemerintah Singapura. Penghargaan dari negara tetangga ini akan menjadi penghargaan ke 133 yang diterima Danny dalam kurun 3,5 tahun terakhir.

“Tanggal 21 nanti, Pemerintah Kota Makassar akan menerima penghargaan open government 2018 dari Pemerintah Singapura sebagai bentuk apresiasi negara tetangga atas keterbukaan dan transparansi pemerintahan yang kita jalankan selama ini,” kata Danny disela-sela sosialisasinya di Jalan Jipang, Makassar, Sabtu (17/03/2018).

Bahkan beberapa penghargaan yang telah berhasil ditorehkan walikota berlatar belakang arsitek ini adalah yang pertama dalam sejarah Pemerintahan Kota Makassar, seperti penganugrahan The Best Mayor of the Year 2017 dari GovInsider Singapore Innovation Awards 2017, penghargaan Walikota Enterpreneur Award dari KIN ASEAN Forum 2017 dan terakhir adalah opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI hingga dua kali berturut-turut.

Baca Juga : Inovasi Pasikola Makassar Raih Penghargaan Internasional di Taiwan

Selain itu, di balik ide kreatif Danny, ia juga berhasil membawa kota berjuluk Anging Mammiri ini memperoleh piala Adipura hingga tiga kali berturut, yaitu pada tahun 2015, 2016, dan 2017, ditambah piala Adipura ASEAN.

Penghargaan lain adalah Wahana Tata Nugraha (WTN) 2016, Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) terbaik tingkat Nasional 2016, penghargaan tertinggi bidang Pencegahan Kebakaran 2016, Penghargaan Government Awards Sindoweekly bidang infrastruktur 2016 , penghargaan nasional dari Kementerian Dalam Negeri atas prestasi kinerja dengan predikat sangat tinggi nasional dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, yang disahkan oleh Dirjen Otonomi Daerah 2016.

Selanjutnya, national sanitation award 2016, kepala daerah terbaik 2017, open gov award Singapore 2017, top 40 inovasi publik 2016, 2017, kota sehat 2016, LPPD (penyelenggaraan pemerintahan terbaik) 2016, 2017, serta best communicator kategori walikota 2017.

“Penghargaan bukanlah tujuan utama, namun setidaknya hal itu membuktikan bahwa apa yang kita lakukan on the right track (telah di jalur yang tepat),” imbuh calon walikota nomor urut 2 ini. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.