Bupati dan Anggota Dewan Luwu Utara Terancam Tak Terima THR

  • Whatsapp

kartumerahnews.com – Bupati, Wakil Bupati, dan Anggota DPRD Kabupaten Luwu terancam tidak mendapat Tunjangan Hari Raya (THR).

Selain itu, Sekda dan Pejabat Eselon II juga terencam tidak kebagian THR.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Luwu Utara, Baharuddin Nurdin, Rabu (28/4/2021).

Baharuddin mengatakan, hingga saat ini petunjuk dari Kementerian Keuangan terkait pemberian THR bagi para pejabat tinggi belum ada.

“Belum ada petunjuk soal itu,” kata Baharuddin.

Kendati begitu, ia tetap berharap pejabat juga menerima THR.

Lantara kebutuhan mereka juga tinggi jelang Hari Raya Idul Fitri.

“Namun kita berharap pejabat juga tetap mendapatkan THR. Karena, kebutuhan pejabat juga tinggi apalagi di tengah pandemi ini sama dengan yang lainnya,” katanya.

Sementara itu, anggaran THR bagi PNS biasa sudah ada.

Jumlahnya mencapai Rp 22 miliar untuk lima ribu lebih PNS.

“Kalau itu sudah siap, kita siapkan Rp 22 miliar,” kata Bahar.

Menurutnya, THR akan dibayar sesuai dengan regulasi yang ada.

Paling lambat 10 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

“Aturannya sama, paling lambat 10 hari sebelum lebaran. Pada intinya kita siap bayar,” katanya.

Ia menambahkan, anggaran THR sudah terakomodir dalam APBD Luwu Utara tahun ini.

“Memang sudah ada anggarannya di APBD, sisa kita bayar saja,” tuturnya.

Senada, Kepala BPKAD Luwu, Moh Arsal Arsyad juga menyebut anggaran THR sudah siap.

“Kita siapkan Rp 24 miliar dari APBD tahun 2021 untuk membayarkan THR PNS,” singkatnya.

Sumber: TribunLutra

Pos terkait