Bertambah Lagi, Sudah 10 Jukir Pasar Sentral Makassar Diamankan Petugas

kartumerahnews.com – Menanggapi adanya laporan pungutan parkir sebesar Rp20 ribu di Pasar Sentral, Kecamatan Wajo, Kota Makassar.

PD Parkir Makassar dan Polres Pelabuhan melakukan patroli gabungan terhadap Jukir liar atau yang melanggar aturan di sekitaran Pasar Sentral Makassar, Kamis (29/4/2021)

Dari hasil patroli tersebut, yang dilakukan sekitar 1 jam. Ditemukan ada sekitar 10 pelanggar yang saat ini sudah diamankan di Polres Pelabuhan

Kasat Sabhara Polres Pelabuhan, Iptu Asfada mengatakan, ada berbagai pelanggaran yang dilakukan, seperti menarik uang melebih biaya karcis.

Jukir yang tidak mneyerahkan karcis kepada pengendara, serta Jukir yang tidak memiliki identitas pengenal.

“Dari beberapa orang yang kita periksa hari ini, ada kurang lebih 10 orang yang kita amankan dan saat ini dilakukan pemeriksaan di polres pelabuhan,” terangnya.

Apalabila setelah diperiksa, dan ditemukan adanya pelanggaran, maka pihaknya akan melakukan tindak pidana ringan.

Berupa pembinaan selama satu bulan di Polres Pelabuhan.

“Tindak lanjutnya nanti ke depan akan kita lakukan tindak pidana ringan karena kasus ini adalah kasus tindak pidana ringan di mana masalah peraturan daerah tentang parkir,” jelasnya.

Pihaknya juga menemukan adanya Jukir yang membawa jarum suntik.

Namun setelah ditanyai, ternyata Jukir tersebut mengidap penyakit tertentu, sehingga mengharuskannya melakukan penyuntikan.

“Itu di luar wilayah pasar, dan setelah kita melakukan penggeledahan, kita menemukan bada dua suntik kartu kuning yang setiap saat harus dia gunakan karena orang tersebut terkonfirmasi penyakit Aids,” terangnya

Terkait video viral kemarin, pihaknya telah mengantongi identitas pelaku. 

Namun untuk sementara Dg Gassing atau GS yang diduga merupakan atasan dari pelaku pungutan liar kemarin.

“Sementara kita amankan bosnya. Jadi baru bosnya yang kita amankan atas nama GS. Nanti GS itu kita akan minta untuk hadirkan di Polres pelabuhan itu pelaku yang meminta uang melebihi tarif parkir kemarin agar dapat memberikan klarifikasi,” pungkasnya

Sementara, Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar menjelaskan, jika Jukir bisa mempekerjakan pembantu parkir.

Namun, Jukir bantu tersebut tidak boleh melakhkan aktivitas pemberian karcis.

“Harusnya dia membantu untuk mengatur saja, yang melakukan pemberian karcis itu jukir yang resmi,” jelasnya

Lanjutnya, operasi gabungan ini akan digelar hingga 7 hari setelah lebaran, di lokasi yang dianggap rawan terjadi pelanggaran.

“Besok kita turun lagi di tempat yang lain dan akan memantau langsung, mendatangi daerah-daerah yang rawan terhadap persoalan Jukir yang ada di Kota Makassar ini,” katanya.

Sumber: TribunMakassar

Pos terkait