Benarkah? Masih Ada Oknum Rangkap Jabatan di Desa Babah Rot

Benarkah? Masih Ada Oknum Rangkap Jabatan di Desa Babah Rot

 

Bacaan Lainnya


RADAR ISTANA.COM | Nagan Raya – 

Berkembang informasi, di Desa Babah Rot Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya masih ada oknum Imam Desa Tgk Zulkarnaini diduga memiliki jabatan rangkap 3 (tiga) sekaligus, benarkah?


Dalam aturan Regulasi jabatan lebih dari satu dan dibiayai sumber dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tidak dibenarkan, kecuali harus memilih insentif, honor, atau dalam bentuk pembiayaan lainnya dalah salah satu diantaranya.


Menurut Azharsyah, SE selaku aktivis pemantau kebijakan publik, oknum yang memiliki jabatan rangkap dalam struktur organisasi Pemerintahan termasuk ditingkat Desa dibenarkan, tetapi pembiayaan dari semua jabatannya sumber APBN harus pilih salah satu saja, tudak dibenarkan mebgambil semuanya.


“Rangkap Jabatan dalam struktur Desa meskipun bukan aparat Pemerintah yang dijabat oleh setiap warga Negara jika pembiayaannya dari sumber APBN, maka yang bersangkutan harus ambil salah satu saja terkait pembiayaan. Jika sudah mengambil atau menerima pembiayaan tersebut dari semua jabatan, maka oknum tersebut diduga telah melakukan perbuatan penyalah gunaan wewenang,” kata Azharsyah, SE kepada media Radar Istana com, Selasa (10/8).


Azharsyah menyebutkan, informasi berhasil dihimpun dari berbagai sumber di Desa Babah Rot diduga oknum Imam Desa rangkap jabatan Tuha Peut dan guru Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA), diketahui ketiganya menggunakan dana sumber APBN dalam pembiayaannya.


“Apabila pembiayaan sudah berlangsung dan di SK kan Keuchik selaku KPA, maka dalam hal ini Keuchik selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Desa harus bersikap tegas, karena hal tersebut diduga melanggar hukum, bahkan dapat terjerat dugaan pasal pada Undang-undang (UU) Tipikor,” jelasnya.


Apabila KPA Desa membiarkan ini terjadi terus menerus, maka KPA Desa dalam hal ini juga diduga telah berbuat hal yang sama yakni pelanggaran hukum Negara. Apa lagi kalau Keuchik tersebut yang mengekuarkan SK oknum rangkap jabatan tersebut.


“Dalam hal ini saya minta kepada Camat Tadu Raya Bustami agar memanggil Keuchik Desa Babah Rot guna dioertanyakan kebenaran hal tersebut dan jika benar demikian agar diberikan sanksi terkait dugaan penyalah gunaan wewenang jabatan tersebut,” tegas Azharsyah.


Terkait pembiayaan jika nemiliki rangkap jabatan dalam struktural Negara, maka tidak dibebarkan semua pembiayaan dibenarkan diambil untuk dirinya meskipun ia memangku jabatan ketiganya.


Tgk Zulkarnaini selaku disinyalir rangkap jabatan di Desa Babah Rot Kecamatan Tadu Raya sudah dikonfirmasi awak media ini via pesan WgatsAppnya, tetapi terkesan bungkam alias tidak merepon konfirnasi pihak media ini.


Penjabat (Pj) Keuchik Babah Rot Teuku Ubit saat dikonfirmasi awak media Harian Fajar.com melalui pesan WhatsApp, berikan jawaban terkait rangkap jabatan oknum anggota Tuha Peut di Desa Babah Rot membenarkan hal tersebut dijabat Tgk Zulkarbaini.


“Benar, bukan di segi aparat pemerintahan cuma bidang ke-Agama-an. Baik, saya akan lakukan perbaikan lagi. Terima kasih, karena saya belum ketahui dan fahami dengan benar, saya akan segera perbaiki, saya mohon maaf,” ucap 


Laporan  : S Adi P

Pos terkait