Banjir di Luwu, Ratusan Rumah Warga Terendam

  • Whatsapp

kartumerahnews.com – Banjir melanda enam desa dan kelurahan di Kecamatan Bua, Sabtu (27 /3/2021) dini hari.

Ratusan rumah warga dan fasilitas umum seperti pasar tradisional, kantor desa, dan sekolah terendam air dengan ketinggian bervariasi dari 50 sentimeter hingga 1 meter.

Camat Bua, Sakti Latif mengatakan banjir mulai terjadi pukul 19.30 Wita dan terus meluas hingga ke beberapa tempat yang terendam yakni Desa Barowa, Desa Pabbaresseng, Desa Tanarigella, Desa Tiromanda, Desa Padang Kalua, dan Kelurahan Sakti.

“Paling parah di Desa Pabbaresseng dan Desa Barowa karena 2 desa ini bertepatan saat air laut sedang pasang, sementara Desa Tanarigella dan Kelurahan Sakti sebagian mengalami titik parah,” kata Sakti saat dikonfirmasi di lokasi.

Menurut Sakti dari sejumlah desa/kelurahan yang terendam, jumlah rumah warga yang terdampak banjir untuk sementara mencapai 700 rumah.

“Upaya yang kami lakukan mengarahkan warga untuk waspada dan mengupayakan anak-anak agar menghindari arus banjir terutama warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai, memindahkan barang ke tempat tinggi agar tidak terendam,” ucap Sakti.

Sakti menjelaskan, kondisi Sungai Bua saat ini tingkat pendangkalannya tidak terlalu, hanya saja masih kurang tanggul penahan air dan kondisi alam pegunungan yang mengalami degradasi hutan.

“Masih banyak titik yang belum ditanggul sehingga pada saat banjir air dengan mudah meluap, selain itu kondisi di hulu sudah kurang area berhutan sehingga memicu terjadinya banjir,” ujar Sakti.

Meski tak menimbulkan korban jiwa namun banjir yang disertai lumpur dan sampah berupa ranting-ranting kayu membuat warga kesulitan membersihkan rumah.

“Cukup banyak sampah-sampah berupa ranting kayu yang terbawa air dan masuk kedalam rumah, ini cukup menyulitkan kami membersihkan belum lagi lumpur yang terbawa arus,” tutur Alim Ronda, warga Desa Barowa.

Pos terkait