Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Datangi Kantor Kejati Sulsel, Ada Apa?

Aliansi Mahasiswa saat UNRAS di depan kantor Kejati Sulsel

Kartumerahnews.com-Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Aktivis Sulsel melakukan aksi unjuk rasa di depan kejati Sulawesi Selatan. Kamis (19/8/2021)

Dandi selaku jendral lapangan menyampaikan di orasi ilmiahnya bahwasanya masih maraknya kasus dugaan korupsi di sulawesi Selatan lebih khususnya di kabupaten Jeneponto.

Dimana proyek pembangunan infrastruktur trotoar/pendestrian jalan paket IV (empat) pada dinas PUPR dengan tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 11.306.210.275,40.kab. Jeneponto diduga syarat akan KKN. Karena pekerjaan tersebut terbengkalai.

Dalam Orasinya Salah satu orator Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Sulsel menyampaikan

“bahwa diduga adanya temuan persekongkolan busuk tender untuk memenangkan salah satu perusahaan dengan dalil menggagalkan proses tender” ujar alan.

Dandi menegaskan didepan kasipenhum kejati Sulsel akan kembali melakukan aksi unjuk rasa dan mengundang seluruh elemen Aktivis yang ada di Sulawesi Selatan pekan depan didepan kejati Sulsel untuk meminta kejati sulsel dicopot dan mendesak kejati Sulsel.

Untuk segera memanggil semua pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan infrastruktur trotoar/ pendestrian/Drainase dan meminta kejati Sulsel untuk segera usut tuntas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan infrastruktur trotoar/pendestrian/Drainase dengan anggaran Rp. 11.306.210275,40.

“Tindakan yang dilakukan oleh oknum tersebut adalah tindakan yang melawan hukum seperti yang tertuang dalam undang-undang RI No. 28 tahun 1999 tentang pemerintah yang bersih dari KKN. Dan undang No 20 tahun 2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi” dandi.

Adapun Tuntutan Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi SulSel.

  1. Copot kejati Sulsel karena diduga tidak mampu mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pendestrian kabupaten Jeneponto anggaran tahun 2020.
  2. Mendesak kejati sulsel usut tuntas kasus dugaan proyek pembangunan pendestrian kab. Jeneponto dengan anggaran Rp. 11.306.210275,40.
  3. Mendesak kejati Sulsel untuk segera memanggil dan memeriksa semua pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan pendestrian kabupaten Jeneponto.

Is

Pos terkait