Aktivis Asal Bantaeng ‘Diancam’ Akan Dibunuh Gegara Postingan di Facebook

  • Whatsapp
Ilustrsi

Kartumerahnews.com – Aktivis asal Kabupaten Bantaeng, Dirfan Susanto, ‘diancam’ akan dibunuh oleh sepupu Bupati

Ancaman pembunuhan ini berawal dari postingan Dirfan Susanto di Facebook

Dalam postingan di Facebook, Dirfan mempertanyakan Proyek Bantuan Sosial (Bansos) Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019

Bahkan proyek tersebut kata Dirfan ‘diperjualbelikan’ oleh sepupu Bupati Bantaeng

Atas postingan itu, sepupu Bupati Bantaeng, Idris menelpon Dirfan Susanto

“Dimana’ko (bahasa kotor) kubuno’ko” kata Dirfan kepada media ini, Selasa (17/3/2020)

Postingan itu, Dirfan yang juga salah satu Pendiri Grup Armada, berujar bahwa proyek itu menelan anggaran milliaran rupiah

“Tawaran 10 persen hingga 15 persen terhadap salah satu kontraktor berinisial J dan M yang menerima pekerjaan itu” katanya

Dirfan sangat menyayangkan atas sikap Idris, terlebih mengancam dirinya akan dibunuh

Postingan proyek DAK 2019 yang dipersolakan, diunggah oleh Dirfan Susanto

Dia mengatakan, jika postingan itu dia merasa dirugikan silahkan laporkan ke polisi

“Tapi jangan mengancam-ancam dengan ingin membunuh, terus mencacimaki saya dengan kalimat-kalimat kotor” terangnya

Sementara itu, Idris yang dikonfirmasi membantah soal dugaan adanya keterlibatan dalam Proyek DAK 2019, tersebut.

“Saya tidak tahu menahu soal Proyek yang dikatakan Dirfan.” ujar Idris

Ditanya soal pengancaman, Idris mengatakan Dirfan sudah sangat kelewatan di Facebook

“Apalagi sampai mengeluarkan bahasa kalau keluarga Ilham Asikin bencong” katanya

Idris mempersilakan mengkritik, namun jangan katakan Keluarga Bupati Bantaeng semuanya bencong, siapa pun itu pasti emosi

“Dari situlah saya emosi dan mengeluarkan bahasa tersebut pak,” pungkasnya

(Andi Bur)

Pos terkait