Air di Royal Sentraland BTP Berwarna Coklat, Warga Terpaksa Beli Air Galon Dipakai Mandi

kartumerahnews.com – Seorang warga berinisial, LO mengeluhkan kualitas air di Royal Sentraland BTPKecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Pasalnya air kerap kali berwarna coklat dan tidak layak untuk digunakan.

Padahal, pihak pengelolah perumahan pernah menjanjikan air dengan kualitas PDAM.

“Airnya perumahan yang kelolah sendiri, kotor dan tidak layak. Padahal perjanjiannya air bersih standar PDAM,” jelasnya, Jumat (23/4/2021)

Sehingga ia terpaksa harus menggunakan air galon saat air mulai keruh atau berwarna coklat

“Sudah sering (keruh). Sering sekali coklat airnya. Kalau airnya kotor terpaksa beli air galong lagi buat mandi dan lain-lain,” terangnya,” katanya.

Ia pun menyayangkan hal ini apalagi dia harus membayar biaya air setiap bulannya.

“Iye bayar, terakhir bayar Rp195 ribu dengan uang keamanan,” pungkasnya.

Sales & Marketing Manager BSA Land Makassar, Agus Risal Andi Yusuf mengatakan, pihaknya memang berkomitmen untuk memberikan kepada konsumennya air dengan standar PDAM.

Namun menurutnya, air PDAM Maros belum masuk hingga ke daerah BTP.

“Ternyata PDAM itu belum masuk sampai di wilayah BTP, ini masuk Maros, bukan BTP Makassar,” jelasnya

“Rumah saya ini sudah jadi, masa orang-orang sudah serah terima baru tidak ada airnya. Jadi kita usahakan bikin WTP (Water Treatment Plant) aja gtu untuk sementara,” lanjutnya

Saat ini pihaknya sudah memohon ke PDAM Maros agar airnya bisa disalurkan hingga ke Royal Sentraland BTP.

“Kita sudah bermohon sama PDAM. Kita juga sudah bikin reservoir baru. Itu letaknya dibelakang kantor marketingnya. Jadi nanti PDAM pipanya sambung masuk, seperti di bukit baruga. Kemungkinan kalau bukan Juni-Juli sudah selesai reservoirnya,” katanya.

Ia pun mengimbau agar warga sekitar bisa bersabar, sebab pihaknya pasti akan mengusahakan hal tersebut.

“Kami masih berusaha, saya tidak mungkin membiarkan seperti itu makanya kita sudah bikin reservoir. Itu pipa PDAM akan kita tarik masuk, tunggu jadi pipanya, dialirkan ke resevoir saya, nanti resevoir ke rumah warga,” tutupnya

sumber: TribunMaros

Pos terkait